Menu

6  Cara Mengitung Taksiran Persalinan (TP) 

13 Mitos Soal Ibu Hamil dan Bayi yang Cuma Dipercaya Orang Indonesia

Dalam tulisan kali ini akan membahas tentang cara menghitung taksiran persalinan (TP) atau tanggal perkiraan lahir pada wanita dengan siklus menstruasi teratur dan tidak teratur. Untuk mengetahui usia kehamilan memang pastinya sangat penting bagi ibu hamil, misalnya untuk memprediksi perkiraan kapan lahirnya sang buah hati. Selain itu juga, taksiran persalinan juga diperlukan cara hitung ataupun alat untuk mengetahuinya. Perlu anda ketahui, bahwa pada umumnya kehamilan berlangsung selama 37-42 minggu atau rata-rata 280 hari (40 minggu), dihitung dari hari pertama haid terakhir usai. Pada hari pertama haid terakhir (HPHT) adalah hari pertama siklus haid, dan sementara itu untuk ovulasi terjadi kurang lebih dua minggu setelah masa ini. Sehingga jika pada durasi ini sperma bertemu telur dan terjadi pembuahan, maka saat itulah kehamiulan dimulai. Berikut ini cara menghitung taksiran persalina (TP) :

  • Alat Hitung Kehamilan Lengkap

Alat ini merupakan sebuah aplikasi kalkulator kehamilan yang berfungsi untuk menghitung usia kehamilan yang menggunakan rumus Neagele sebagai metode dasar dalam cara menghitungnya. Perlu anda ketahui, bahwa aplikasi yang bisa juga digunakan sebagai kalkulator kehamilan dan berat janin ini terdiri dari 4 macam alat yang memiliki fungsinya masing-masing. Bukan hanya itu, selain sebagai kalkulator kehamilan dan kalkulator masa subur, pada aplikasi ini juga terdapat kalkulator berat badan ideal serta panduan merawat bayi sebagai alat pelengkap dalam aplikasi ini. Salah satu kelebihan dari aplikasi ini adalah pada aplikasi ini bisa digunakan guna menghitung kemungkinan tanggal konsepsi (pembuahan), menghitung akhir trimester pertama dan kedua, memperkirakan usia janin(dari tanggal terjadinya konsepsi), memperkirakan hari persalinan, dan lain-lain.

  • Menghitung Usia Kehamilan Tinggi Puncak Rahim

Pada umumnya, dokter akan meraba puncak rahim (Fundus uteri) yang menonjol di dinding perut dan penghitungan dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak tulang kemaluan sampai puncak rahim sekitar 28 cm, itu berarti usia kehamilan anda sudah mencapai 28 minggu. Tinggi maksimal puncak rahim adalam 36 cm, dan ini menunjukkan usia kehamilan sudah mecapai 36 minggu. Selain itu juga, perlu diketahui ukuran maksimal adalah 36 cm dan tidak akan bertambah lagi meskipun usia kehamilan mencapai 40 minggu.

  • Mengitung Usia Kehamilan Menggunakan 2 Jari

Pengukuran dengan menggunakan 2 jari tangan ini hanya bisa dilakukan ibu hamil yang tidak memiliki berat badan yang berlebih, yaitu dengan cara meletakkan 2 jari anda diantara tulang kemaluan dengan puncak rahim masih dibawah pusar, maka setiap penambahan 2 jari berarti penambahan usia kehamilan sebanyak 2 minggu.

  • Menghitung Usia Kehamilan Menggunakan Ultrasonografi (USG)

Dengan cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh para dokter kandungan, dan tingkat akurasinya cukup tinggi yaitu sekitar 95%. Dengan menggunakan USG ini maka usia kehamilan dan perkiraan waktu kelahiran si kecil bisa dilihat denagn jelas melalu “gambar” janin yang muncul pada layar monitor.

  • Dengan Menggunakan Kalender Kehamilan

Fungsi lain dari kalender kehamilan yaitu untuk mengetahui taksiran persalinan atau HPL (hari perkiraan lahir), anda hanya cukup mengarahkan panah “menstruasi terakhir” dan kemudian dilihat panah lainnya yang berada pada usia kehamilan 40 minggu yang berada tepatt pada tanggal dan bulan apa.

  • Menghitung Usia Kehamilan Gerakan Janin

Perlu diketahui bahwa pada kehamilan pertama gerakan janin mulai terasa setelah kehamilan memsuki usia 18-20 minggu, sedangkan pada kehamilan kedua dan seterunya gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16-18 minggu.

Itulah 6 cara menghitung taksiran persalinan, semoga ada guna dan manfaatnya bagi anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *