Menu

Cara-Cara Budidaya Ikan Mas

0 Comment

Budidaya ikan di air tawar bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara stagnant water yang artinya di air yang diam,atau dengan cara running water yang artinya di air yang terus mengalir.Cara stagnant water biasa dilakukan di dataran rendah,sedangkan cara running water biasa dilakukan di daerah-daerah yang banyak sungainya,yang biasanya di pegunungan-pegunungan.Cara stagnant water pertumbuhan ikannya sangat lambat,dan hasilnya sedikit.Sedangkan dengan cara running water pertumbuhan ikan sangat cepat,dan hasilnya sangat banyak.

Kali ini saya akan mencoba membahas cara-cara budidaya ikan dengan cara running water yaitu :

  • Syarat pertama,arus airnya harus sangat deras sekali.kecepatan arusnya kira-kira 100 leter perdetik
  • Syarat kedua,air harus tetap mengalir selamanya artinya dalam setahun airnya tidak boleh surut.
  • Membuat tambaknya,luas tambak disesuaikan dengan luas lahan yang ada,bentuknya bisa segitiga atau segi empat sesuai dengan bentuk lahan.Kemudian tambak tersebut ditembok biar kuat,buatkan tempat masuk dan keluarnya air,Tempat masuk air dalamnya satu meter sedangkan tempat keluarnya air dalamnya harus lebih dari satu meter miring ke tempat keluar air.Tempat masuknya air harus bisa diatur,kemudian tambak diatasnya harus di tutup pakai ram kawat supaya aman.
  • Kemudian masalah bibit,yang disebut bibit disini bukan telurnya tapi ikan masnya yang masih kecil.Ukuran ikan antara 8-10 cm,dan beratnya 30-50 kg satuannya.1 meter tambak memerlukan 4-5 kg ikan.Dua bulan kemudian berat ikan akan bertambah menjadi 4 kali sebelumya.

Itulah cara-cara budidaya ikan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *